Lompat ke isi utama

Berita

Isu Penegakan Hukum Pemilu Jadi Bahasan Utama dalam Bincang-Bincang Hangat Penyelenggara Pemilu

bincang bincang pemilu

Suasana Diskusi Bawaslu, KIP Kabupaten Aceh Besar dan KIP Kota Banda Aceh 

JANTHO (02/06/2026)– Isu penegakan hukum pemilu menjadi topik utama dalam sebuah bincang-bincang hangat yang mempertemukan jajaran penyelenggara pemilu dari Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana santai namun sarat dengan diskusi konstruktif terkait penguatan demokrasi dan penegakan regulasi kepemiluan.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Aceh Besar Junaidi menyampaikan berbagai tantangan dan dinamika penegakan hukum pemilu, mulai dari aspek pencegahan, pengawasan, hingga penanganan pelanggaran yang berpotensi terjadi dalam setiap tahapan pemilu.

Turut hadir  anggota KIP Kabupaten Aceh Besar  A. Rahmat Adi, Agus Samsidi, Miswar, dan Mahyar Tasnim. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan KIP Kota Banda Aceh, yakni Yusri Razali dan Rachmat Hidayat.

Dalam pemaparannya, Junaidi menegaskan bahwa penegakan hukum pemilu merupakan instrumen penting untuk menjaga integritas proses demokrasi. Menurutnya, seluruh pihak harus memiliki komitmen yang sama dalam memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Keberhasilan penegakan hukum pemilu tidak hanya bergantung pada lembaga pengawas, tetapi juga memerlukan sinergi yang kuat antara penyelenggara pemilu, peserta pemilu, aparat penegak hukum, dan masyarakat,” ujar Junaidi.

Sementara itu, anggota KIP Kabupaten Aceh Besar, Agus Samsidi, menyampaikan bahwa koordinasi dan komunikasi antarlembaga penyelenggara pemilu sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran serta memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pandangan dan pengalaman yang disampaikan dalam diskusi ini terkait penanganan pelanggaran pemilu, penyelesaian sengketa, serta upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepatuhan terhadap aturan kepemiluan.

Selain membahas aspek penegakan hukum, forum tersebut juga menjadi wadah silaturahmi dan penguatan kolaborasi antara Bawaslu dan KIP dalam menghadapi berbagai tantangan kepemiluan di masa mendatang. Para peserta sepakat bahwa sinergi yang baik antarpenyelenggara pemilu merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, demokratis, dan berintegritas.

Melalui bincang-bincang hangat ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama dalam memperkuat sistem pengawasan serta penegakan hukum pemilu demi terciptanya demokrasi yang semakin berkualitas di Aceh.

Panulis : Agil Triansyah

Editor : Agil Triansyah

Copyright : @Bawaslu Aceh Besar