Hak Politik Pensiunan Harus Terjamin, Bawaslu Aceh Besar Gelar Konsolidasi Demokrasi
|
JANTHO – Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Bawaslu Aceh Besar, Safriadi Ibrahim, melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi dengan mengangkat tema “Pemilu Harus Ramah untuk Para Pensiunan” bersama Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Wilayah Aceh, H. Idrus Hayat, M.Si.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Bawaslu Aceh Besar dalam memperkuat partisipasi masyarakat serta meningkatkan kesadaran seluruh elemen bangsa mengenai pentingnya pemilu yang inklusif, adil, dan dapat diakses oleh seluruh warga negara, termasuk kalangan pensiunan.
Dalam kesempatan tersebut, Safriadi Ibrahim menyampaikan bahwa para pensiunan merupakan kelompok masyarakat yang memiliki pengalaman, pengetahuan, dan kontribusi besar dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Oleh karena itu, hak-hak politik mereka harus tetap mendapat perhatian dalam setiap penyelenggaraan pemilu.
“Pemilu yang berkualitas adalah pemilu yang mampu memberikan ruang partisipasi kepada seluruh warga negara tanpa terkecuali. Para pensiunan harus mendapatkan akses informasi yang memadai, pelayanan yang baik, serta kemudahan dalam menggunakan hak pilihnya,” ujar Safriadi.
Menurutnya, pendekatan yang ramah terhadap kelompok pensiunan perlu terus didorong agar mereka tetap merasa menjadi bagian penting dalam proses demokrasi. Selain sebagai pemilih, para pensiunan juga dapat berperan sebagai agen pendidikan politik di tengah masyarakat melalui pengalaman dan keteladanan yang mereka miliki.
Sementara itu, Ketua PWRI Wilayah Aceh, H. Idrus Hayat, M.Si., menyambut baik inisiatif Bawaslu Aceh Besar dalam membangun komunikasi dan konsolidasi demokrasi dengan kalangan pensiunan. Ia menilai bahwa perhatian terhadap kelompok lansia dan pensiunan merupakan bagian penting dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif.
“Pensiunan tetap memiliki hak dan tanggung jawab sebagai warga negara untuk berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, pemilu harus mampu memberikan pelayanan yang memudahkan dan menghormati kebutuhan para pensiunan,” ungkap Idrus Hayat.
Melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi ini, Bawaslu Aceh Besar berharap terbangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menciptakan penyelenggaraan pemilu yang ramah, inklusif, dan berpihak pada pemenuhan hak-hak seluruh kelompok masyarakat. Dengan demikian, kualitas demokrasi dapat terus diperkuat melalui partisipasi aktif seluruh elemen bangsa, termasuk para pensiunan yang selama ini telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah dan negara.
Penulis : Agil Triansyah
Editor : Agil Triansyah
Copyright : Bawaslu Aceh Besar